MALIN KUNDANG TAK SELAMANYA MALIN KUNDANG



“Lin, tolong ambilkan air untuk ibu”
“iya bu...” jawab si malin, sambil mengmbil kendi untuk tempat air.
Matahari sudah memncarkan cahayanya cukup terang. Tak terasa 1 jam telah berlalu dan sampailah Si Malin di sumber mata air yang amatlah jernih airnya yang berada ditengah hutan yang amatlah sunyi, hanya kicauan burung saja yang menemaninya. Tapi ketika ia hendak mengambil air, ia melihat sesosok anak monyet yang sedang terbaring lemas disisi lain tempat itu. Jiwa penolongnya seketika itu langsung keluar dan Malin berusaha mendekatinya untuk mencari tahu  apa yang membuat Monyet itu terbaring lemas disana.
            Malin berjalan mendekati si anak Monyet dan menebak-nebak apa yang telah menimpa anak monyet itu.
“Apa mungkin anak monyet itu diputuskan oleh pacarnya hingga selemas itu?” pikirnya dalam hati.
            Tapi ketika Malin hampir menyentuhnya, Si anak monyet yang tadinya tengah terbaring lemas itu langsung kabur ketengah hutan.
            “ah, mungkin tebakanku benar. Ia lemas gara-gara diputuskan pacarnya. hehehe”  gumamnya lagi dalam hati.

Category: 13 komentar

NIRADA

Langkah-langkahnya bertangga
Menatap kata namun tak berkata,
Nir cintanya ada

Lantaman-lantaman kata
Mengaung tapi tak menggema,
Nir cintanya tak ada

Category: 0 komentar

Komunitas Puisi Yang Baru Lahir


Ikikik
hy semua.... ???

kalau biasanya saya membuat postingan tentang puisi dan isinya. Namun untuk saat ini saya tidak akan posting tentang itu dan saya ingin mencoba yang lainnya.

Category: 2 komentar

Hadiah yang mungkin terkorupsi

Ketemu lagi dengan saya Endik...
ikikik :-D

Postingan kali ini masih berhubungan dengan puisi YANG KINI BUTA. Tadi saya sudah posting tentang isinya, kali ini saya akan posting tentang  historinya (ceritanya)
Kayaknya tak asik kalau Cuma posting tentang isinya saja, ayo langsung keceritanya saja...

kalau boleh jujur sebenarnya saya kurang suka membuat puisi yang isinya tentang kritikan, bukan karena gimana-gimana tapi itu tidak sejalur dengan aliran puisi saya. Untuk menunjukan profesionalitas haruslah seorang puiters bisa membuat segala macam jenis puisi. *sok*
Ikikik ;-D

Sindiran untuk sang koruptor


Hey bro n sist sekalian,
gmn kbarnya???

Lama aku tak posting isi dari puisi ya, maka dari itu kali ini saya akan membahas puisi yang judulnya YANG KINI BUTA. Yang belum baca silahkan baca dulu.....

kayaknya kali ini lebih enak kalo bahas isinya duluya, historynya lain waktu mungkin.  :-D

Puisi yang berjudul YANG KINI BUTA adalah puisi pertama saya yang berupa sindiran kepada bangsa ini.

pasti binggung ya, apa sih artinya YANG KINI BUTA??