Hadiah yang mungkin terkorupsi

Ketemu lagi dengan saya Endik...
ikikik :-D

Postingan kali ini masih berhubungan dengan puisi YANG KINI BUTA. Tadi saya sudah posting tentang isinya, kali ini saya akan posting tentang  historinya (ceritanya)
Kayaknya tak asik kalau Cuma posting tentang isinya saja, ayo langsung keceritanya saja...

kalau boleh jujur sebenarnya saya kurang suka membuat puisi yang isinya tentang kritikan, bukan karena gimana-gimana tapi itu tidak sejalur dengan aliran puisi saya. Untuk menunjukan profesionalitas haruslah seorang puiters bisa membuat segala macam jenis puisi. *sok*
Ikikik ;-D

Pasti ada yang bertanya, katanya tidak sejalur, tapi kok buat puisi itu, kenapa???
karena eh karena, apa ya....???
ikikik :-D
Alasan pertama saya adalah, puisi itu untuk saya jadikan lomba di acara MEMPRINGATI HARI ANTI KORUPSI SEDUNIA yang diadakan oleh “Omah rakyat dkk”. Sebenernya bukan puisi ciptaan sendiri tak apa-apa, tapi itung-itung buat nambah nilai tak apa-apalah, apalagi kalo menang dapet tiga hadiah sekaligus yaitu tropi, piagam, dan bingkisan (itu baru menurut selebaran yang ada)... :-D
Alasan kedua adalah untuk mengasah bakat yang ada, seperti kata pepatah “buanglah sampah pada tempatnya”, itu pepatah bener ngak ya...? o.O
Dan alasan yang ketiga adalah pendaftaran lombanya "GRATIS"....
ikikik :-D

Seleksipun dimulai dan ternyata puisiku akan ikut dipentaskan pada tanggal 9 November 2010 di alun-alun batang.  Sebenarnya banyak teman-teman SMPku yang ikut namun tidak ada yang lolos kecuali aku. Selaras dengan akal licikku aku tak ikut SMP, melainkan personal (private) (sama ja b.ing kali ya....) dengan berharap jika menang  hadiahnya tanpa perlu diserahkan ke pihak SMP, apa lagi pendaftarannya gratis.
Ikikik :-D

Hari perlombaanpun dimulai,  walaupun sebenarnya aku gak mood sama sekali, kupaksakan aku harus bisa.

Bla-bla-bla (singkat cerita)
Ternyata.... aku menang dan mendapat juara satu di tingkatku yaitu tingkat SMP. Dan hadiah itu diambil beberapa hari setelah perlombaan

Waktu pengambilan hadiah aku sangat gembira karena terbayang-bayang hadiah apa yang akan aku dapatkan.  Namaku pun dipanggil bersama dua pemenang lain., tapi apa....
hadiahnya gede si, gedenya sebesar bantal, beratnya pun seberat bantal busa. dan sayangnya aku cuma dapet 2 hadiah yaitu "piagam" sama "bingkisan", harusnya kan ada "tropinya"....

La pas sampe dirumah aku buka hadiahnya yang ternyata.....
adalah sebuah "toples", cukup besar si, yaitu berukuran sekitar 50x50 cm. tapi tak apalah itu bukan hadiah yang satu-satunya masih ada yang lain yaitu selembar piagam *pamer*. sekarang bahkan toples itu sudah jadi rumah bagi kehidupan hamster. yang sangat penting dan berguna untuk hamsterku dan diriku
ikikik :-D

mulai dari situ aku sadar bahwa nilai suatu barang bukan dinilai dari jumlahnya tapi artinya. mungkin cukup sekian postingan kali ini

sampai jumpa...

salam
ikikik

3 komentar:

Anonim mengatakan...

Jiah,,,
mw ngmong toples ajj sush...
Hhahaseg!!!
Enk th kwi...

Endik mengatakan...

ikikik :-D

yang gaul ya gitu....

Anonim mengatakan...

koplak2 an yo dab.. !!!

Posting Komentar