Hey bro n sist sekalian,
gmn kbarnya???
gmn kbarnya???
Lama aku tak posting isi dari puisi ya, maka dari itu kali ini saya akan membahas puisi yang judulnya YANG KINI BUTA. Yang belum baca silahkan baca dulu.....
kayaknya kali ini lebih enak kalo bahas isinya duluya, historynya lain waktu mungkin. :-D
kayaknya kali ini lebih enak kalo bahas isinya duluya, historynya lain waktu mungkin. :-D
Puisi yang berjudul YANG KINI BUTA adalah puisi pertama saya yang berupa sindiran kepada bangsa ini.
pasti binggung ya, apa sih artinya YANG KINI BUTA??
pasti binggung ya, apa sih artinya YANG KINI BUTA??
YANG = Dewa (saya artikan lain sebagai PEMIMPIN)
KINI = menunjukan keterangan waktu yang berarti sekarang
BUTA = bertindak semena-mena tanpa memikir yang lain (korupsi)
YANG KINI BUTA = Pemimpin yang telah buta.
Disitu ada tulisan yang berbunyi seperti ini
1.
Yang buta
Yang picik darahnya
Ngasih nasi sepikul harusnya
Pikul sampainya
Maling...!
Maling...!
Maling...!
Sumpali nasi,
Rontok gigi mereka
maksud dari tulisan disitu adalah, pemimpin yang mengkorupsi rakyat dan para penentang korupsi yang luluh hanya dengan sedikit disumpali nasi atau uang.
2.
Bedebah!
Tanah airku, tanah tak diaspal
Terus yang ini artinya sindiran bagi bangsa ini yang tak pernah membaik dan justru sebaliknya.
3.
Lihatlah
Uban yang kau telanjangi
Lihatlah
Pelangi yang kau bebani
Lihatlah
Ibumu yang kau ludahi
Astaga!
Aku lupa Yang Buta
Dan ini juga merupakan sindiran bagi “yang tlah buta” untuk bisa melihat.
Isi yang cukup aneh ya....
tak apa lah, yang penting happy,
salam,
tak apa lah, yang penting happy,
salam,
Ikikik :-D


0 komentar:
Posting Komentar