ikikikik
judulnya sok inggris banget ya, padahal ngebedain bahasa inggrisnya 13 sama 30 puluh juga belum katam :-D
seperti yang saya janjikan kemaren, kali ini saya akan berposting cerita tentang puisi Derapan Delapan.
puisi itu sebenarnya terinspirasi dari kisah hidup saya di Kelas 8A, kelas dimana anak-anak pintar katanya dikumpulkan (itu cuma katanya ya.... :-D). Ternyata setelah saya mendiami kelas itu ternyata anak"nya koplak2 semua bahkan suasananya kayak di RSJ ikikik
di kelas itu saya berteman dengan Gantang Ginanjar salah satu teman yang asyik di kelas itu, dia juga salah satu anak yang celat. oh ya puisi ini pun sebenarnya meniru gaya bicara gantang yang ngak bisa bilang R (untuk yang ngak bisa bilang R jangan tersinggung ya :-D ),
saya juga biasa kelompokan sama gantang kalau ada tugas, dah pernah malah ada tugas Bahasa Indonesia tentang membawakan acara, kami malah mempertunjukkan permainan sulap di depan kelas..... ikikik :-D
di kelas itu juga ada anak yang sengsara, lebih sengsara daripada orang yang tak punya apa, lawong tiap kali ada masalah pasti dia yang pertama disalahkan dan diolok-olokkan, sungguh kasian nasibnya (sebenernya aku juga ikut-ikut :-D), untuk kan Iqbal Prasetyo,
"nuwun ngapunten ngeh mas, kito biasa ngeyek njenengan!"
pengalaman-pengalaman yang menarikpun dimulai dari kelas itu,
sebagai contoh kelas itu dipimpin oleh orang yang pintar namun ngak pernah ngurusi kelas (contoh ketua yang gaul :-D). Terus terbentuknya suatu organisasi yang yang bernama PANDAWA (Pasukan "Damai" Delapan A). Walaupun sebenernya kelas itu tidak pernah damai alias selalu rusuh, makanya kata DAMAInya dikasih petik.
dipuisi yang saya buat ini terkandung makna "hidup hanyalah masalah yang sulit tuk diselesaikan" dan "Tak pasti menentukan tujuan hidup, hanyalah kesia-siaan belaka", itu dimaksudkan untuk orang-orang serius di 8A untuk bersatu dengan masalah itu karena tak mungkin kalian melawan, dan milih-milih siapa yang benar dan siapa yang salah itu semua cuma kepengecutan, kalo memang kalian milih yang salah jangan ragu untuk maju, karena kita tak tahu siapa yang benar dan siapa yang salah
oh ya, itu ngak cuma berlaku di 8A saja ya,,, tapi juga diseluruh tempat berudara di dunia ini.
ikikikik :-D
kemudian untuk kelas 8A yang kini sudah ngak satu lagi tapi masih bersatu (apa bedanya??) puisi singkat ini adalah sebagai memori perjalanan singkat kita ndak cuma di 8A tapi juga di dunia.
"jadikanlah dirimu berharga dengan menjadi dirimu sendiri yang pemberani"
good bye friend......
and don't forget me for all, because i'm alone here. ;-)
sampai jumpa di postingan berikutnya dalam bentuk puisi atau cerpen, ote???
ikikik :-D
By Endik
Category:
content of puisi
0
komentar


0 komentar:
Posting Komentar