halo bung / nyonya semua! :-D
sudah baca puisi Derapan Delapan belum???
kalau belum silahkan baca dahulu, itu adalah puisi yang aneh nan misterius untuk sebagian orang yang tak tahu isinya, maka dari itu kita kupas tuntas puisi itu.
ikikikik :-D
pertama-tama kita kupas judulnya.
di judul itu kalau kita lihat secara seksama maka akan ada sedikit perbedaan, yaitu antara R dan L.
nah... dari situ akan tersimpulkan bahwa sedikit perbedaan akan menimbulkan perbedaan yang besar yaitu antara Derapan (langkah kaki) dan Delapan (hari lain selain 7 hari yang biasa kita laluli).
sebelum kita lanjutkan, adakah dari kalian yang ingin bertanya???
pasti ada yang bertanya, "apa hubungannya Derapan (langkah kaki) kok dengan DELAPAN dan mengapa Delapan kok artinya hari lain selain 7 hari yang biasa kita laluli?"
nah.. jawabannya adalah
itu semua ada hubungannya di puisi itu adalah berjalan/melangkah mencari hari yang kedelapan dihidup, karena saya rasa 7 hari yang ada dihidup ini sudah kadaluarsa dan sudah pula dikuasai oleh orang" bengis , betul????
ayo sekarang kita telusuri apa maksud dari misteri puisi tersebut.
puisi itu ada dua artian yang saling berhubungan
artian pertamanya adalah.
- delapan lindu dimaksudkan bahwa bencana atau masalah di kehidupan,
- delapan tak menentu dimaksudkan bahwa upaya yang kita cari nustahil
- maju? sedikit lagu diartikan bahwa bila kita terus maju hanya ada sedikit kedamaian yang ada.
intinya adalah
"hidup hanyalah masalah yang sulit tuk diselesaikan"
ini dia artian yang menarik, yaitu
artian kedua
"Coba Kalian Ganti, huruf L yang ada dengan huruf R"
apa yang terjadi?
pasti puisi akan berbunyi seperti ini
DeRapan
Rindu
DeRapan
tak menentu
mari kita bahas puisi yang kedua ini
inti dari kedua puisi yang berbeda namun satu itu adalah,
"Perbedaan adalah awal kesatuan dan keraguan adalah penghalang kesatuan itu untuk mencapai tujuan"
ikikikik. . .
satu misteri telah terpecahkan,
untuk postingan berikutnya saya akan mengisi history puisi ini,
yang menurut saya menarik untuk diceritakan


2 komentar:
keren mz :)
ikikik
makacih......
Posting Komentar